"Produksi minyak di tempat-tempat ini dari mana-mana biaya angkut mahal dibawa ke kilang besar. Ini kalau bisa kilang di sana dan langsung didistribusikan di sana bisa mengurangi biaya transportasi," jelas Dirjen Migas, IGN Wiratmadja Puja, saat rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (5/10/2016).
Delapan kilang mini yang akan dilelang akhir tahun ini antara lain di Sumatera Utara, Selat Panjang Malaka, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Maluku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kapasitas maksimal 20.000 barel, lokasi 8 cluster sudah ditetapkan. Pembangunan akan dilakukan oleh badan usaha. Sumber pasokan dari cluster dan dari impor apabila produksi tidak mencukupi," kata Wiratmadja.
Lelang akan dilakukan kepada badan usaha. Namun, jika sampai akhir periode lelang belum ada badan usaha yang berminat, maka pembangunan kilang mini akan diserahkan ke Pertamina.
"Sistem seleksi kalau lebih dari 1 badan usaha kiya seleksi di Kementerian ESDM. Kalau nggak ada yang minat diberikan ke Pertamina," kata Wiratmadja. (wdl/wdl)











































