Trafo ini akan membantu pasokan listrik di Pacitan, Jombang, Blitar, Gresik, Surabaya dan sekitarnya. Tujuh trafo dan dua kapasitor 2x25 MVAr tersebut diresmikan langsung oleh Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PLN Amin Subekti, Selasa (11/10).
Dari ketujuh trafo tersebut, lima trafo 150/20 kV 60 MVA masing-masing di Pacitan (Kab. Pacitan), Rungkut (Kod. Surabaya), Cerme dan Altaprima (Kab. Gresik), Mojoagung (Kab. Jombang).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada peresmian tersebut Amin mengatakan bahwa dengan tambahan trafo ini dapat meningkatkan pelayanan kelistrikan baik tambah daya maupun pasang baru, dari kebutuhan rumah tangga sampai kebutuhan industri di Jawa Timur. Sedangkan pengoperasian kapasitor akan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan, khususnya di Pulau Madura.
"Dengan jaminan suplai energi listrik yang mencukupi dan kualitas yg baik dari PLN, hal ini dapat mendorong kegiatan masyarakat umum dan memberikan kesempatan para pelaku bisnis dan investor untuk memajukan usahanya di Jawa Timur tanpa khawatir kekurangan listrik," jelas Amin.
Saat ini, terpasang 312 trafo dengan total kapasitas 21.281 MVA dan jumlah pelanggan di Jawa Timur sebanyak 10.405.173 pelanggan. Adapun beban puncak di Jawa Timur saat ini mencapai 5.211 MW dengan kapasitas terpasang 9.125 MW dan daya mampu pembangkit sebesar 8.561 MW. Dengan adanya penambahan kapasitas trafo beserta pengoperasian kapasitor, maka pasokan listrik ke pelanggan akan semakin kuat.
Selain pengoperasian trafo untuk memperkuat sistem kelistrikan di Jawa Timur, PLN juga memiliki Program 35.000 Megawatt (MW) dimana sebanyak 20.801 MW pembangkit, 11.185 kilometer-sirkit (kms) dan 66.083 MVA gardu induk di wilayah Jawa dan Bali ditargetkan akan beroperasi secara total pada 2019. (ang/ang)











































