Kendati demikian, banyak kalangan beranggapan bahwa kebijakan tersebut berat sebelah, lantaran Pertamina harus menjual rugi BBM ke daerah terpencil, sementara perusahaan hilir BBM swasta tak diwajibkan, termasuk SPBU asing.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengungkapkan, program BBM satu harga tersebut masih dibahas pemerintah, termasuk apakah ada kewajiban bagi SPBU asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedang kita lakukan how-nya bagaimana, sedang kita bicarakan, tapi yang penting bisa satu harga, itu program yang dicanangkan untuk Pak Presiden," imbuhnya.
Selain akan mengeluarkan sejumlah regulasi baru terkait program satu harga tersebut, pihaknya juga masih membicarakan opsi-opsi yang perlu diambil dengan Pertamina.
"Bahwa program itu sedang dan akan sesuai dengan instruksi Presiden, ya program itu sedang kita bicarakan dengan Pertamina dan Insya Allah bisa," tutup Arcandra. (drk/drk)










































