Jumlah konsumsi BBM di Singapura hanya mencapai 150.000 barel per hari. Dengan jumlah tersebut, maka sisa produksi BBM Singapura sebesar 1,3 juta barel bisa diekspor ke negara lain setiap harinya.
"Konsumsi Singapura sehari 150.000 barel, tapi kapasitas refinery (kilang) 1,5 juta barel per hari. Jadi, bisa ekspornya banyak," jelas Menteri ESDM, Ignasius Jonan, dalam jumpa pers di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya kebutuhan kita sehari 1,4 juta sampai 1,6 juta barel per hari. Kapasitas (kilang) minyak 1,1 juta tapi paling nggak sampai, paling 800.000 barel per hari," tutur Jonan.
Jonan menambahkan, kenaikan produktivitas migas di negara-negara Asia Tenggara rata-rata hanya tumbuh 4%.
"Sepuluh negara ASEAN pertumbuhannya nggak tinggi, hanya 4% atau 2%," kata Jonan. (wdl/wdl)











































