Sebelum Ada Listrik, Warga Desa Papua Ini Bakar Solar Rp 1,5 Juta Buat Genset

Sebelum Ada Listrik, Warga Desa Papua Ini Bakar Solar Rp 1,5 Juta Buat Genset

Michael Agustinus - detikFinance
Sabtu, 29 Okt 2016 11:10 WIB
Sebelum Ada Listrik, Warga Desa Papua Ini Bakar Solar Rp 1,5 Juta Buat Genset
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - Banyak pedalaman Papua yang belum menikmati listrik. Supaya desanya tetap terang, banyak warga yang memakai genset.

Biaya operasional genset tentu tidak murah. Yoel, salah satu penduduk Deiyai, menuturkan bahwan sebelumnya ia terpaksa membakar solar untuk menyalakan genset agar rumahnya terang di malam hari.

Biasanya Yoel menyalakan genset pada pukul 17.00 WIT sampai 22.00 WIT. Untuk listrik selama 5 jam per hari itu, diperlukan 5 liter solar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Solar yang dibeli dari pengecer di Deiyai harganya Rp 10.000 liter. Artinya, setiap malam Yoel menghabiskan Rp 50.000 atau Rp 1,5 juta per bulan hanya untuk listrik 5 jam per hari.

"Saya (sebelum ada listrik PLN) biasanya setiap malam menyalakan genset. Sehari 5 liter, belinya di pengecer dekat sini, harganya Rp 50.000," ujar Yoel saat disambangi detikFinance di rumahnya, Jumat (28/10/2016).

Sebelum Ada Listrik, Warga Desa Papua Ini Bakar Solar Rp 1,5 Juta Buat GensetFoto: Michael Agustinus

Pada Hari Listrik Nasional tanggal ke-71 pada 27 Oktober 2016 kemarin, giliran 2 kabupaten di pedalaman Papua yang terang benderang berkat PLN, yaitu Kabupaten Deiyai dan Yahukimo.

Pada hari pertama mengalirnya listrik di Kabupaten Deiyai, 150 rumah telah menjadi PLN. Masih ada 500 rumah lagi yang menunggu untuk mendapat sambungan listrik dari PLN.

Sekarang dengan adanya listrik PLN, Yoel bisa mendapat listrik 24 jam dengan harga yang jauh lebih murah. Pria yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Deiyai ini pun gembira, anak-anaknya sekarang bisa belajar tekun dan menonton televisi di malam hari.

Sebelum Ada Listrik, Warga Desa Papua Ini Bakar Solar Rp 1,5 Juta Buat GensetFoto: Michael Agustinus

"Saya sungguh senang sekali. Ini pertama kalinya listrik PLN masuk ke Deiyai. Sekarang anak-anak bisa belajar sampai malam," dia menuturkan.

Mudah-mudahan mengalirnya listrik ini membawa banyak manfaat bagi kehidupan warga Papua. Sebab, listrik adalah salah satu kunci untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads