"Itu proyek di luar 35.000 MW. Itu sudah sejak lama sebelum 2010, ada 2012. Jadi jauh sebelum program 35.000 MW ini," Kepala Unit Komunikasi PLN, I Made Suprateka di kantornya, Kamis (11/10/2016).
Made juga mengatakan, 34 proyek yang diduga mangkrak tersebut merupakan proyek kecil, dan sebagiannya merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 34 proyek tersebut, Made mengatakan, 12 proyek di antaranya tengah dalam upaya pemberhentian. Sementara 12 proyek sudah mengalami kemajuan, dan sisanya sebanyak 10 proyek lainnya masih dicari jalan keluarnya agar tetap dilanjutkan.
"Sementara ada dari 34 ini 22 dilanjutkan, dari 22 dilanjutkan 12 sudah move on. Yang 10 lagi belum ketemu Way out-nya. Lagi dicari jalan keluar entah nanti diambil alih PLN atau direlokasi. Itu kendalanya macam-macam," katanya.
"Sekarang 12 proyek lainnya di terminasi itu bener-bener di terminasi. Ada 4 di Sumatera, 2 proyek di Kalimantan, 3 di Sulawesi Selatan dan NTT dan 2 di Maluku/Papua," tutupnya. (ang/ang)










































