Pulau Jawa Belum Bebas Byar Pet, Ini Penjelasan PLN

Pulau Jawa Belum Bebas Byar Pet, Ini Penjelasan PLN

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Minggu, 13 Nov 2016 14:53 WIB
Pulau Jawa Belum Bebas Byar Pet, Ini Penjelasan PLN
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Gardu PLN yang terendam banjir menjadi alasan terjadinya pemadaman listrik di beberapa daerah di Indonesia saat ini termasuk Pulau Jawa. Hal ini disebabkan tingginya curah hujan yang menyebabkan sejumlah waduk banjir dan kemudian menggenangi gardu induk milik PLN.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir menjelaskan hal tersebut mau tidak mau harus dilakukan untuk menjaga keselamatan warga.

"Jadi itu bukan pemadaman, tapi gangguan. Itu memang pasti terjadi. Pohon tumbang, banjir. Di Bandung, dua gardu induk banjir, harus berhenti. Kalau masyarakat minta tetap dijalankan, nggak bisa karena gardu induk nya terendam. Jadi kami harus matikan," katanya saat ditemui di sela acara family gathering PLN di Senayan, Jakarta, Minggu (13/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau terendam ya harus mati. Kalau banjir tetap dihidupkan, yang mati bukan listriknya, orangnya yang mati. Jadi kita menjaga keselamatan masyarakat," tambah Sofyan.

Ia berujar, gangguan tersebut bersifat sementara. Seperti terjadinya transmisi karena hujan yang terus menerus yang akhirnya mengakibatkan banjir dan longsor. Kejadian ini menyebabkan listrik terpaksa harus diputus.

Lanjut Sofyan, listrik di bagian Jawa sendiri telah mengalami surplus sebanyak 34%. Hal ini menyebabkan adanya pemadaman listrik di Jawa bukan karena terjadinya kekurangan kapasitas, namun lebih karena adanya gangguan seperti yang disebut di atas.

"Kalau Jawa itu sudah nggak mungkin ada pemadaman, karena surplus nya sudah di atas 30% sekarang, sekitar 34%. Jadi kalau Jawa pasti aman. Yang Jawa itu sering gangguan. Kayak Jawa Barat, karena beberapa gardu induk harus mati," tukasnya. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads