Kebijakan itu juga membuat pemerintah membekukan keanggotaan Indonesia di OPEC. Lantas, apa dampak pemangkasan produksi minyak dunia terhadap APBN?
"Kalau pembekuan itu oleh Menteri ESDM memutuskan tetap komitmen untuk memproduksi jumlah minyak sesuai asumsi APBN kita, sebanyak 815.000 barel per hari, maka tidak akan mempengaruhi (penerimaan), paling tidak dari volume produksi," ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Kamis (1/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang harus kita simak kalau OPEC melakukan pemotongan dengan cukup kredibel, menyebabkan harga minyak meningkat dan dengan kenaikan harga minyak akan memberikan dampak positif ke penerimaan negara," jelas Sri Mulyani.
"Saya belum komunikasi ke Menteri ESDM karena keputusan OPEC itu biasanya dilakukan pada last minute. Ini elemen surprise dari OPEC untuk bisa sama-sama menyepakati pemotongan jumlah produksi, yang diharapkan memberikan dampak ke harga minyak dunia seperti yang diharapkan OPEC. Tapi saya belum komunikasi ke ESDM," pungkasnya. (hns/hns)










































