Bahas Proyek Masela, Luhut Minta ke Inpex Dua Hal Ini Dikaji Ulang

Bahas Proyek Masela, Luhut Minta ke Inpex Dua Hal Ini Dikaji Ulang

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 02 Des 2016 21:33 WIB
Bahas Proyek Masela, Luhut Minta ke Inpex Dua Hal Ini Dikaji Ulang
Foto: Bagus Prihantoro/detikcom
Jakarta - Menko Maritim Luhut Panjaitan hari ini menggelar pertemuan dengan Inpex Corporation. Pertemuan antara Luhut dan Inpex selaku operator Blok Masela membahas dua hal penting.

Pertama, soal moratorium waktu 10 tahun 2006-2016 karena pemerintah mengganti skema kilang LNG Masela dari sebelumnya di lepas pantai (offshore) menjadi di darat (onshore).

Dari moratorium ini Inpex bisa memperoleh perpanjangan kontrak selama 10 tahun sehingga durasi kontrak mereka yang akan berakhir di 2028 bisa menjadi 2038. Dengan begitu juga jika Blok Masela mulai produksi tahun 2024, Inpex bisa menikmati masa produksi sampai 14 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama mengenai waktu 10 tahun, kami masih ngomong ya tidak mungkin 10 tahun. Tapi mungkin ini kita cari yang pas," kata Luhut di Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/0216).

Selanjutnya, mengenai rencana produksi LNG Masela yang ingin ditambah dari 7,5 Metric Ton Per Annual (MTPA) menjadi 9,5 MTPA per tahun. Luhut menginginkan produksi LNG Masela pada level 7,2 MTPA per tahun.

"Mereka minta supaya 9,5 MTPA, kalau kami minta masih tetap di 7,2 MTPA plus 424 atau berapa angkanya saya lupa," tutur Luhut. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads