Untuk memulihkan sistem kelistrikan, PLN mendatangkan material berupa tower emergency dari Makassar dengan menggunakan pesawat Hercules A-1316. Pesawat angkut milik TNI AU ini take off dari bandara Sultan Hassanudin Makassar pada Minggu (4/12/2016) pagi, pukul 09.40 WITA dan tiba di bandara Djalalludin Gorontalo pada pukul 11.47 WITA.
Setelah didatangkannya tower emergency dari Makassar, Tim Recovery unit khusus yang dibentuk PLN Suluttenggo memulai pengerjaan pembangunan tower dari pukul 07.00 WITA hingga pukul 20.10 WITA. Menara darurat dikerjakan oleh 40 orang petugas yang terdiri dari tim AP2B Sistem Minahasa, UPP Gorontalo, dan mitra Kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. PLN |
Ia menerangkan bahwa dengan adanya pekerjaan ini, PLN terpaksa melakukan pemadaman untuk sementara waktu.
"Pemadaman line 2 transmisi 150kV Marisa-Isimu akan dimulai pada hari Selasa (6/12/2016) pada pukul 08.00 WITA hingga 16.00 WITA, maka pelanggan PLN yang berlokasi di Marisa kemungkinan akan mengalami dampak pemadaman karena PLTG Marisa isolated untuk sementara waktu" jelas Sugeng.
"PLN Suluttenggo meminta maaf atas ketidaknyamanannya, semoga installing tower emergency bisa segera dirampungkan," tutupnya.
Foto: Dok. PLN |












































Foto: Dok. PLN
Foto: Dok. PLN