Jonan Usulkan Subsidi Listrik Tahun Depan Pakai Sistem Kartu

Jonan Usulkan Subsidi Listrik Tahun Depan Pakai Sistem Kartu

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 08 Des 2016 20:28 WIB
Jonan Usulkan Subsidi Listrik Tahun Depan Pakai Sistem Kartu
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Subsidi listrik tahun depan terhadap 18,8 juta pelanggan listrik 900 VA akan dicabut secara bertahap. Sedangkan, untuk 23 juta pelanggan rumah tangga 450 VA masih mendapatkan subsidi dan begitu juga dengan 4,1 juta pelanggan 900 VA.

Dengan demikian, masih ada 27,1 juta rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang masih menikmati subsidi listrik tahun depan.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengusulkan pemberian subsidi listrik kepada 27 juta rumah tangga diberikan dalam bentuk kartu elektronik. Jonan mengusulkan nominal subsidi listrik masuk ke dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah usul di ratas (rapat terbatas) kalau bisa itu subsidinya dinaikkan di KIS lebih bagus saya kira kalau siap," jelas Jonan di Gedung World Trade Center I, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Mengamini Jonan, Direktur Utama PLN Sofyan Basyir juga memiliki rencana serupa. Penyaluran subsidi melalui kartu elektronik dinilai lebih tepat sasaran.

Namun, Sofyan mengusulkan nominal subsidi listrik kepada 27 juta rumah tangga diberikan melalui kartu yang didistribusikan oleh himpunan bank-bank milik negara atau Himbara, yaitu BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri.

"Harapan kami ke depan jika sudah sistem online bank sudah beres dan masuk dalam satu kartu, maka lewat kartu dan direct kepada masyarakat miskin," ujar Sofyan dalam kesempatan yang sama.

Sofyan berharap, subsidi listrik melalui Himbara bisa direalisasikan paling lambat awal 2018 seiring dengan persiapan infrastruktur perbankan.

"Mungkin mudah-mudahan bisa 2017, tapi ya mungkin pertengahan. Kalau tidak ya awal 2018," tutur Sofyan. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads