2 Hari Pasca Gempa, Listrik ke Semua Kecamatan di Pidie Sudah Pulih

2 Hari Pasca Gempa, Listrik ke Semua Kecamatan di Pidie Sudah Pulih

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 09 Des 2016 11:48 WIB
2 Hari Pasca Gempa, Listrik ke Semua Kecamatan di Pidie Sudah Pulih
Foto: Istimewa
Jakarta - Dua hari pasca gempa berkekuatan 6,5 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Pidie, Provinsi Naggroe Aceh Darussalam, PT PLN (Persero) telah berhasil memulihkan aliran listrik ke semua kecamatan di sana.

"Alhamdulillah semua pasokan listrik utama ke semua kecamatan di Pidie Jaya sudah selesai 100 % per Jam 23.00 WIB Kamis kemarin," kata General Manager PLN Wilayah Aceh, Bob Sahril, melalui pesan singkat kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Setelah memulihkan listrik ke kecamatan-kecamatan, selanjutnya PLN akan memperbaiki jaringan listrik ke desa-desa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus mengupayakan untuk menyelesaikan percabangan yang menyuplai ke desa dan dusun tadi malam dan hari ini," ujar Sahril.

PLN menargetkan pasokan listrik ke semua desa di Pidie sudah normal kembali mulai hari Jumat (9/12/2016) ini.

"Diharapkan hari ini kami dapat menyelesaikan seluruh pasokan listrik yang selanjutnya mode operasi akan berubah dari tanggap darurat menjadi status penguatan dan pemulihan untuk masyarakat yang terdampak," tutupnya.

Sebagai informasi, gempa bumi 6,5 SR yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu (7/12/2016) pukul 05.03 WIB.

Akibat kuatnya guncangan gempa, sebanyak 84 trafo distribusi milik PLN perlu pemulihan lebih lanjut akibat jatuh dari posisinya yang berada di atas tanah.

Kabel jaringan listrik tegangan menengah sepanjang 500 meter sirkuit (ms) di Samalanga dan 25 kilometer sirkuit (kms) di Meureudu-Beurenun juga ikut mengalami kerusakan.

Sebagai informasi, jaringan listrik Tegangan Menengah mengalami kerusakan akibat rubuh, yakni sebanyak 48 tiang dan Tegangan Rendah sebanyak 60 tiang. Lokasi kerusakan tersebut berada di tiga titik, yakni Samalanga, Meureudu, dan Beureunun.

Adanya gangguan dalam sistem kelistrikan tersebut menyebabkan listrik tidak tersalurkan sebesar 500 kilowatt (kW) di Samalangan dan 6 megawatt (MW) di Beureunun-Meureudu. Area di Samalanga, Meureudu, dan Beureuneun sempat mengalami pemadaman listrik sesaat setelah gempa yang berdampak pada sekitar 40.000 pelanggan PLN. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads