Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 10 Des 2016 16:40 WIB

Libatkan 4.000 Orang, BUMN Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai di 5 Kota

Michael Agustinus - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) hari ini, Sabtu (9/12/2016), menyelenggarakan program Pemberdayaan dan Pembersihan Pantai Kampung Nelayan di lima lokasi secara serentak, yang merupakan bagian dari peringatan HUT Pertamina ke-59 yang jatuh tepat pada hari ini.

Sekitar 4.000 orang terlibat dalam aksi yang tersebar di beberapa titik, yaitu Pantai Kampung Bugis, Tanjung Uban, Kepulauan Riau, Pantai Mutiara Hijau, Balongan, Jawa Barat, Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, Pantai Grand Watu Dodol, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Kampung Atas Air, Balikpapan, Kalimantan Timur. Khusus untuk Cilacap, sekitar 1000 orang ikut terlibat dan dipimpin oleh Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi oleh Direktur Utama Pertamina dan jajaran direksi BUMN yang berulang tahun pada November dan Desember 2016.

Pelaksanaan program Pemberdayaan & Pembersihan Pantai Kampung Nelayan di Teluk Penyu, Cilacap juga merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri. Terdapat beberapa BUMN yang ikut berperan serta dalam program Pemberdayaan & Pembersihan di Pantai Teluk Penyu, yaitu Pelindo I, II, III & IV, Pertamina, BRI, Pusri, BNI, Telkom, Antara, Inti, dan DRU.
BUMN aksi bersi-bersih serentak di 5 kotaFoto: Dok. Pertamina
BUMN aksi bersi-bersih serentak di 5 kota

Menteri BUMN Rini Soemarno memberikan apresiasinya atas kepedulian BUMN untuk melakukan sebuah aksi nyata berupa program Pemberdayaan & Pembersihan Pantai Kampung Nelayan yang disebutnya sejalan dengan Nawa Cita Presiden untuk menumbuhkan perekonomian di wilayah pesisir. Aksi ini, katanya, dapat menjadi wahana bagi BUMN untuk membuktikan komitmennya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di sekitar pesisir melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) maupun Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

"Sinergi BUMN Hadir untuk Negeri yang dilakukan hari ini merupakan langkah kecil yang sangat sejalan dengan semangat besar Presiden RI untuk menciptakan Poros Maritim di Indonesia, yang salah satunya menekankan kepada upaya untuk menghidupkan perekonomian berbasis pesisir. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat, kata Rini.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto melaporkan melalui Program Pemberdayaan dan Pembersihan Pantai Kampung Nelayan selain bersih-besih pantai akan disalurkan bantuan CSR dan PKBL kepada warga setempat. Bantuan tersebut beragam mulai beasiswa untuk para anak nelayan, sarana tangkap ikan, sarana pembersihan dan pengelolaan sampah, pengolahan rumput laut, penyerahan bibit mangrove, perbaikan gedung, pengembangan infrastruktur jalan, perbaikan Mushala, dan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat.
BUMN hadir untuk negeri serentak di 5 kotaFoto: Dok. Pertamina
BUMN hadir untuk negeri serentak di 5 kota

Khusus untuk warga di sekitar Teluk Penyu, Cilacap sinergi beberapa BUMN memberikan bantuan berupa beasiswa kepada 100 pelajar SD, SMP, SMA, sarana tangkap ikan untuk 10 kelompok nelayan, perbaikan gedung HNSI, pembangunan jalan setapak Donan, Kali Anget, perbaikan 20 rumah di Kampung Laut, perbaikan rumah jaga dan paving block di SDN 9, dan perbaikan Mushala juga di kelurahan Donan.

Adapun, bantuan tambahan dari Pertamina berupa program bank sampah di area TBBM Lomanis, pemberdayaan masyarakat jamur tiram, program mangrove Kampung Laut, program Sehati (perilaku hidup bersih dan sehat), dan pembangunan lima Taman Bacaan. Layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis untuk 1000 orang serta santunan kepada 59 anak yatim juga dilakukan di lokasi ini.

"Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai masih perlu ditingkatkan dan program Pemberdayaan dan Pembersihan Pantai Kampung Nelayan yang mengedukasi langsung masyarakat nelayan ini adalah salah satu jawabannya. Apalagi, untuk BUMN yang setiap harinya bersinggungan dengan kehidupan nelayan, seperti halnya Pertamina yang memiliki banyak fasilitas operasi di area pantai atau laut, memiliki tanggung jawab lebih untuk ikut memberdayakan masyarakat nelayan di sekitar wilayah operasinya," tutup Dwi. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com