Pertamina Ingin Caplok Hak Kelola Repsol di Lapangan Minyak Gurun Sahara

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 13 Des 2016 13:22 WIB
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - PT Pertamina (Persero) ingin meningkatkan Hak Kelola (Participating Interest/PI/Hak Partisipasi) di Lapangan Menzel Lejmat North (MLN), Aljazair. Saat ini Pertamina menguasai 65% PI di lapangan yang terletak di Gurun Sahara tersebut.

Saat ini 35% Hak Kelola dipegang oleh Repsol. Kebetulan Repsol sedang kesulitan keuangan dan berencana menjual Hak Kelola tersebut. Saat ini Pertamina dan Repsol sedang menegosiasikan harga 35% Hak Kelola itu.

"Repsol mau jual Hak Partisipasinya di Lapangan MLN, kita lagi negosiasi. Dia kan lagi rugi keuangannya," kata Wakil Direktur Utama Pertamina, Ahmad Bambang, dalam Pertamina Energy Forum 2016 di Ritz Carlton PP, Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Pertamina ingin membeli seluruh milik Repsol sehingga menguasai 100% Hak Kelola Lapangan MLN. "Mereka mau jual total (35%)," ujar Bambang.

Keinginan Pertamina mencaplok Hak Kelola Repsol di Lapangan MLN ini, sambungnya, sudah mendapat restu dari Sonatrach (BUMN perminyakan Aljazair) dan pemerintah Aljazair.

"Kita sudah dapat dukungan dari Sonatrach dan pemerintah Aljazair," tutupnya.

Sebagai informasi, Lapangan MLN yang termasuk dalam Blok 405A ini terletak di tengah Gurun Sahara, 800 kilometer (km) dari Kota Alger, 200 km dari perbatasan dengan Libya.

Di lapangan ini, Pertamina lewat anak usahanya, PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), memiliki Hak Kelola 65%. Produksi minyak dari Lapangan MLN tahun ini rata-rata 15.500 barel per hari (bph). (ang/ang)