Ternyata dibandingkan Facebook, media sosial yang baru berdiri sekitar 10 tahun, kapitalisasi pasar Chevron masih kalah. Nilai pasar Facebook sudah mencapai US$ 348 miliar alias 1,5 kali lipat Chevron. Ini adalah bukti industri hulu migas kurang kompetitif.
Ini disampaikan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, dalam Diskusi Akhir Tahun Migas: Kinerja 2016 dan Outlook 2017 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (19/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itulah sebabnya pemerintah mendorong industri hulu migas nasional agar lebih efisien. Sehingga bisa lebih kompetitif.
"Jadi ini hal penting, untuk industri migas kita harus perkenalkan 2 hal. Pertama efisiensi. Kedua belajar kompetitif, memahami pasar," cetusnya.
Salah satu cara pemerintah mendorong efisiensi industri hulu migas adalah dengan mengganti skema bagi hasil migas, dari skema cost recovery menjadi gross split. Menurut Jonan, cost recovery cenderung membuat industri hulu migas boros.
"Tidak ada tujuannya (skema gross split) untuk membuat susah satu dan lain pihak, supaya lebih fair saja. Semua industri harus efisien ke depan," tutupnya. (hns/hns)











































