Negosiasi dengan National Iranian Oil Company (NIOC), BUMN perminyakan Iran, telah dilakukan di sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Iran pada 15 Desember 2016 lalu.
"Kita juga melakukan negosiasi untuk crude, nanti diformalkan dalam bentuk kontrak nanti," kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (19/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan coba dulu 1 kapal untuk uji coba di kilang Cilacap. Volume 1 kargo itu kira-kira 1 juta barel. Untuk uji coba aja, kalau lihat hasilnya, lihat yield-nya, kita nego untuk jangka panjang," tutur Dwi.
Saat ini negosiasi masih berlangsung, kontrak impor belum diteken. Dwi enggan menyebutkan harga minyak mentah yang akan dibeli dari Iran. "Ini sekarang sedang nego, nanti diformalkan," tutupnya. (hns/hns)











































