Ada 400 Desa Tak Berlistrik di Kalimantan, Ini Langkah PLN

Ada 400 Desa Tak Berlistrik di Kalimantan, Ini Langkah PLN

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 21 Des 2016 09:10 WIB
Ada 400 Desa Tak Berlistrik di Kalimantan, Ini Langkah PLN
Foto: Michael Agustinus
Banjarmasin - PT PLN (Persero), ada sekitar 400 desa yang belum teraliri listrik di provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Di tiap desa terdapat 50-100 rumah tangga atau kurang lebih 200-400 orang penduduk. Maka total ada sekitar 80.000-160.000 penduduk di kedua provinsi itu yang sampai hari ini belum menikmati listrik sejak Indonesia merdeka 71 tahun lalu.

"Ada sekitar 400 desa tak berlistrik di sini. Ada 50-100 KK di tiap desa," kata General Manager PLN Wilayah Kalselteng, Purnomo, saat ditemui di PLTU Pulang Pisau, Selasa (20/12/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak mudah melistriki 400-an desa di pedalaman Kalsel dan Kalteng itu. Purnomo menjelaskan, desa-desa tersebut belum terhubung oleh jalan raya. Jaringan listrik PLN disambung di pinggir-pinggir jalan raya. Sulit membuat jaringan distribusi listrik ke sana kalau jalan raya saja belum ada.

Pemerintah daerah diminta membangun jalan dulu menuju desa-desa itu. Setelah itu, PLN akan menyambungkan jaringan listrik dari desa terdekat ke desa yang belum berlistrik melalui jalan yang dibangun pemda.

"Nggak hanya masalah biaya investasi. Banyak yang belum ada jalan raya. Kita minta Pemda untuk bangun jalannya, infrastrukturnya harus ada dulu," tuturnya.

Di samping masalah infrastruktur, kendala lain yang harus dihadapi PLN adalah mahalnya biaya investasi. Desa-desa di pedalaman Kalimantan hanya dihuni sekitar 200-400 penduduk, lokasinya tersebar-sebar. Ini membuat biaya pembangunan jaringan menjadi mahal. "Kendalanya, satu desa cuma 50 KK, paling banyak 100 KK. Nggak banyak, investasinya jadi mahal," Purnomo menambahkan.

Meski demikian, tak berarti PLN membiarkan desa-desa itu terus-terusan gelap gulita. Kadang PLN membangun jaringan ke desa-desa di Kalimantan melalui sungai ketika jalan raya belum tersedia. "Kadang jalan nggak ada kami lewat sungai," tukasnya.

Di tahun ini, PLN telah menggelontorkan dana investasi sampai Rp 437 miliar untuk melistriki 112 desa di pedalaman Kalsel dan Kalteng. Rp 237 miliar untuk pembangunan jaringan dan Rp 200 miliar untuk membangun pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

"Tahun 2016 kita investasi Rp 237 miliar untuk bangun jaringan baru ke desa-desa di Kalsel dan Kalteng. Belum lagi dieselnya Rp 200 miliar. Jadi hampir Rp 450 miliar untuk melistriki desa. Ini untuk 112 desa," ucapnya.

Purnomo menargetkan 97% Kalsel dan Kalteng sudah terlistriki pada 2019, desa-desa tak berlistrik itu pun harus segera terang benderang. "Di Kalsel sudah tinggal kurang dari 80 desa, 2018 kita selesaikan. Tahun ini kami listriki sekitar 112 desa. Kalteng target kita selesai sampai 97 persen di 2019," tutupnya. (wdl/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads