Proyek PLTU 2.000 MW di Jepara dan Cirebon Dapat Dana 3 Bulan Lagi

Michael Agustinus - detikFinance
Sabtu, 24 Des 2016 16:28 WIB
Foto: Pool/PLN
Jakarta - PT PLN (Persero) mengungkapkan pemerintah telah memberikan Surat Jaminan Kelayakan Usaha (SJKU) untuk proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Jati B Unit 5 dan 6 2 x 1.000 MW yang terletak di Jepara dan PLTU Cirebon Ekspansi 1.000 MW.

Dengan demikian, Japan Bank for International Cooperation (JBIC) bisa mencairkan pinjaman untuk produsen listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) yang membangun PLTU Tanjung Jati B dan PLTU Cirebon Ekspansi.

PLTU Tanjung Jati B Unit 5 dan 6 atau dikenal juga dengan nama PLTU Jawa-4 ditargetkan bisa mencapai tahap financial close (penuntasan pembiayaan), yaitu tahap ketika proyek sudah mendapatkan kepastian kredit untuk pendanaan, pada Maret 2017.

Begitu juga dengan PLTU Cirebon Ekspansi alias PLTU Jawa-1, ditargetkan sudah financial close pada Maret 2017. Kedua proyek ini sama-sama dibiayai oleh utang dari JBIC.

"Tanjung Jati B Unit 5 dan 6 masih proses untuk financial close. Diharapkan Maret 2017 sudah financial close dan pertengahan 2019 sudah ikut testing commisioning. Cirebon ekspansi juga sama, sedang menuju financial close, diharapkan Maret 2017 juga," kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN, Nasri Sebayang, saat ditemui di P2B Gandul, Depok, Sabtu (24/12/2016).

Nasri menambahkan, proyek pembangkit listrik 'raksasa' lainnya di regional Jawa Bagian Tengah, yaitu PLTU Cilacap Ekspansi 1.000 MW (PLTU Jawa-8) dan PLTU Batang 2 x 1.000 MW, sudah mencapai tahap konstruksi.

Pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi ditargetkan selesai pada November 2019. Sedangkan PLTU Batang diharapkan selesai April 2019. Setelah selesai, pembangkit akan memasuki tahap uji coba (commisioning) dulu sebelum beroperasi penuh secara komersial (Commercial Operation Date/COD).

"Cilacap ekspansi baru mulai konstruksi, nanti akan selesai November 2019. Batang sudah konstruksi, progresnya bagus, sudah sampai 16 persen, akan mulai commisioning April 2019," tuturnya.

Proyek besar lain yang berada di regional Jawa Bagian Tengah adalah PLTU Indramayu 4 1.000 MW dan PLTA Upper Cisokan 1.040 MW. PLTU Indramayu 4 masih persiapan lelang untuk memilih kontraktor EPC. Sedangkan PLTA Upper Cisokan yang akan menjadi PLTA terbesar di Indonesia bakal mulai dibangun pada Februari 2017.

"Indramayu masih tahap penyiapan dokumen lelang dan pengurusan loan. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita lelang. Kemudian Upper Cisokan bulan Februari 2017 sudah konstruksi," tutupnya. (ang/ang)