Jonan Bakal Keluarkan Aturan Terbaru Soal Tarif Listrik EBT di Januari 2017

Jonan Bakal Keluarkan Aturan Terbaru Soal Tarif Listrik EBT di Januari 2017

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 27 Des 2016 17:16 WIB
Jonan Bakal Keluarkan Aturan Terbaru Soal Tarif Listrik EBT di Januari 2017
Foto: Ardan Adhi Chandra
Minahasa - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan akan mengeluarkan feed in tariff listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Januari 2017. Feed int tariff EBT nantinya akan diatur lebih kompetitif sehingga bisa membuat harga jual listrik EBT dari IPP ke PLN lebih murah.

Feed in tariff adalah harga pembelian energi berdasarkan biaya produksi EBT.

Harga listrik EBT saat ini dinilai terlalu mahal dan melebihi listrik yang dihasilkan dari bahan bakar fosil. Padahal sumber EBT di Indonesia seperti air, matahari, panas bumi, dan angin sangat melimpah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga lagi diatur lagi, mudah-mudahan Januari. Akhir Januari paling lambat bisa kompetitif karena Presiden bilang harga harus kompetitif," kata Jonan di PLTP Lahendong Unit 5 dan 6, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (27/12/2016).

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan kemudahan bagi swasta yang ingin melakukan investasi di infrastruktur pembangkit listrik. Salah satunya dengan memangkas perizinan, sehingga biaya produksi listrik EBT bisa semakin murah.

"Misalnya percepatan perizinan, itu saja. Kalau jadi untungnya besar, masa untung besar dikasih insentif lagi," ujar Jonan. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads