"Kunjungan ini untuk melihat kesiapan pembangkit listrik di Muara Karang, dan sekarang siap untuk melayani kebutuhan listrik tahun baru 2017," ujarnya di PLTGU Muara Karang, Jakarta, Sabtu (31/12/2016).
Ia menjelaskan, saat ini kapasitas pembangkit Muara Karang sebesar 1800 MW, tapi yang telah siap sekitar 1300 MW. Sedangkan beban rata-rata listrik Jakarta sekitar 10.200 MW. Namun pada malam tahun baru nanti diperkirakan membutuhkan pasokan listrik sekitar sebesar 8.000 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun karena kebutuhan Jakarta di malam tahun baru itu 8.000 MW, jadi sebagian dari Tanjung Priok sekitar 300 MW, Bekasi 2000 MW, kemudian dari Gandul 1.500 MW, dan sisanya dari Balaraja," lanjutnya.
Amir menjelaskan, sistem kelistrikan di DKI Jakarta sendiri disuplai dari Muara Karang, Tanjung Priok, Bekasi, dan Balaraja.
"Maka itu kesiapannya akan sangat kuat. Dan peran dari pembangkit di Muara Karang ini sangat strategis di daerah Jakarta, ini tulang punggung daerah Jakarta," kata dia.
Ia pun mengatakan, sejumlah operator PLN telah berjaga untuk memantau kondisi kebutuhan listrik di malam tahun baru nanti.
"Kami lihat, kesiapan dari sini ada dua sistem, ada operator siap untuk memantau dan mengoperasikan pembangkit-pembangkit, dan ada orang dilapangan orang yang berjaga di lapangan juga," kata dia.
Ia pun mengatakan jika PLN telah siap untuk melayani kebutuhan pasokan listrik malam tahun baru di Ibu Kota.
"Insya Allah tidak masalah, karena kita telah siap. Apalagi beban lagi turun, biasanya bebang 10200 MW, tapi sekarang 8000 MW," tutur dia. (ang/ang)










































