Sebaliknya, pemerintah justru meningkatkan bantuan untuk rakyat miskin. Subsidi untuk 18,7 juta pelanggan 'mampu' 900 VA memang dicabut, tapi pelanggan 'miskin' 450 VA bertambah 4 juta.
Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, mengungkapkan bahwa pelanggan listrik 450 VA yang menikmati subsidi sekarang berjumlah 27 juta pelanggan dari sebelumnya 23 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya tambahan 4 juta pelanggan 450 VA ini, subsidi listrik untuk 450 VA bertambah sekitar Rp 4 triliun. "Untuk 4 juta pelanggan 450 VA itu Rp 3-4 triliun tambahannya," ujar Sofyan.
Selain itu, penghematan dari anggaran subsidi listrik juga dialihkan untuk melistriki 2.700 desa di daerah terluar, terpencil, dan tertinggal. Dari 2.700 desa itu, 1.300 desa di Sumatera dan 1.400 desa di Papua.
Jadi, Sofyan menjelaskan, pencabutan subsidi listrik para pelanggan mampu ini menciptakan pemerataan. Jangan sampai subsidi malah dinikmati oleh orang-orang mampu di kota-kota besar, sementara warga desa di pedalaman terus hidup dalam kegelapan.
"Untuk desa yang belum berlistrik, tahun 2016 kami sudah melaksanakan di 1.000 desa, tahun 2017 bisa sampai dengan 2.700 desa di seluruh Indonesia. Untuk Sumatera 1.300 desa, Papua 1.400 desa tahun ini bisa kita selesaikan," tutupnya.
(mca/ang)











































