"Kami ingin melihat pengelolaan listrik energi terbarukan yang murah di sini. Kami membawa beberapa pimpinan BUMN untuk melihat secara langsung," kata Jonan kepada Al Rahami.
Masdar merupakan perusahaan pengembang teknologi energi terbarukan di Uni Emirat Arab (UEA). Energi terbarukan yang banyak dikembangkan di UEA adalah dari tenaga surya atau matahari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Wahyu Daniel |
UEA merupakan produsen minyak terbesar ketiga di dunia, dengan produksi 3 juta barel per hari dan konsumsinya hanya 4-5% dari produksi tersebut.
Al Rahami mengatakan, meski kaya minyak, negaranya terus mengurangi ketergantungan kepada energi fosil dan mengembangan energi terbarukan yang hijau atau ramah lingkungan.
"Kami sudah berdiri 10 tahun dan siap berinvestasi di Indonesia. Untuk dekade ke depan kami memang siap berekspansi ke wilayah baru seperti Asia Tenggara," ungkap Al Rahami.
Foto: Wahyu Daniel |
Dalam kunjungan ini, Jonan ditemani oleh Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, Direktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Hendi Priyo Santoso, dan Direktur PLN Nicke Widyawati. (dnl/ang)












































Foto: Wahyu Daniel
Foto: Wahyu Daniel