Jonan ke Abu Dhabi, Lihat PLTS Murah di Negeri Kaya Minyak

Laporan dari Abu Dhabi

Jonan ke Abu Dhabi, Lihat PLTS Murah di Negeri Kaya Minyak

Wahyu Daniel - detikFinance
Senin, 16 Jan 2017 12:57 WIB
Jonan ke Abu Dhabi, Lihat PLTS Murah di Negeri Kaya Minyak
Foto: Wahyu Daniel
Abu Dhabi - Hari ini, Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengunjungi Abu Dhabi untuk melihat pengelolaan energi terbarukan yang murah. Sampai pagi ini, Jonan menemui CEO Masdar City, Moh. Jameel Al Rahami, di Hotel Aloft, Abu Dhabi, Senin (16/1/2017).

"Kami ingin melihat pengelolaan listrik energi terbarukan yang murah di sini. Kami membawa beberapa pimpinan BUMN untuk melihat secara langsung," kata Jonan kepada Al Rahami.

Masdar merupakan perusahaan pengembang teknologi energi terbarukan di Uni Emirat Arab (UEA). Energi terbarukan yang banyak dikembangkan di UEA adalah dari tenaga surya atau matahari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di UEA, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bisa memproduksi listrik dengan harga hanya US$ 2,99 sen/kWh alias Rp 390/kWh. Lebih murah dari Indonesia, Feed in Tariff untuk PLTS yang mencapai US$ 15 sen/kWh atau sekitar Rp 2.000/kWh.

Jonan ke Abu Dhabi, Lihat PLTS Murah di Negeri Kaya MinyakFoto: Wahyu Daniel

UEA merupakan produsen minyak terbesar ketiga di dunia, dengan produksi 3 juta barel per hari dan konsumsinya hanya 4-5% dari produksi tersebut.

Al Rahami mengatakan, meski kaya minyak, negaranya terus mengurangi ketergantungan kepada energi fosil dan mengembangan energi terbarukan yang hijau atau ramah lingkungan.

"Kami sudah berdiri 10 tahun dan siap berinvestasi di Indonesia. Untuk dekade ke depan kami memang siap berekspansi ke wilayah baru seperti Asia Tenggara," ungkap Al Rahami.

Jonan ke Abu Dhabi, Lihat PLTS Murah di Negeri Kaya MinyakFoto: Wahyu Daniel

Dalam kunjungan ini, Jonan ditemani oleh Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, Direktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Hendi Priyo Santoso, dan Direktur PLN Nicke Widyawati. (dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads