Kepala daerah yang hadir antara lain Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, dan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
"Kami memberikan apresiasi kepada presiden melalui Menteri ESDM ksrena mengeluarkan Permen 37, dan ini sangat penting artinya bagi kami. Bagi Kaltim punya Blok Mahakam, yang sekarang sudah tidak ada persoalan lagi, sudah clear and clean," ungkap Awang usai pertemuan di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (26/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus Jawa Barat sungai Citarum sedang sakit. Jadi tidak hanya pemanfaatan air Citarum, bukan hanya CSR saja, tapi juga harus masuk dalam operasional. Tadi Pak Menteri minta surat khusus untuk itu, karena bagaimana pun PLTA ini sangat diperlukan," kata Deddy.
Selain itu, Deddy juga meminta pemerintah memperhatikan warga Jawa Barat di sekitar Sungai Citarum yang belum dapat merasakan listrik.
"Tanggung jawab elektrifikasi di sekitar PLTA. Karena kan di sekitar PLTA ada desa-desa yang tidak teraliri listrik. Ini akan dibahas khusus tentang itu. Termasuk tadi menyinggung migas hilir," kata dia. (hns/hns)











































