Jonan mengatakan, dengan skema bagi hasil cost recovery, kontraktor migas seharusnya bekerja lebih keras untuk dapat memenuhi permintaan pemerintah. Sebab, dengan menggunakan cost recovery, maka biaya yang dikeluarkan oleh kontraktor mulai dari eksplorasi hingga produksi akan diganti negara.
Sebagai contoh, Jonan menjelaskan, pada 2016 produksi Blok Cepu, yang digarap ExxonMobil, rata-rata 185 ribu barel per hari. Namun, produksi di Blok Cepu kini sudah meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi produksi dia mau 185 ribu atau 200 ribu barel, gajinya turun kan enggak, ya kita minta kerja lebih keras. Ini contoh lho ya," lanjut Jonan
Jonan menambahkan, produksi minyak masih aman dan di atas target APBN.
"Sampai hari ini rata-rata minyak di 828 ribu barel oil per hari, target APBN 815 ribu barel, internal ESDM dan SKK 825 ribu, harus lebih bagus dari target APBN," tutur Jonan. (hns/hns)











































