Subsidi Listrik Orang Mampu Rp 20 T Untuk Melistriki Wilayah 'Gelap'

Subsidi Listrik Orang Mampu Rp 20 T Untuk Melistriki Wilayah 'Gelap'

Yulida Medistiara - detikFinance
Senin, 13 Feb 2017 11:53 WIB
Subsidi Listrik Orang Mampu Rp 20 T Untuk Melistriki Wilayah Gelap
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah memangkas jumlah penerima subsidi listrik untuk pelanggan 900 VA, dari 23 juta menjadi hanya 4,1 juta pelanggan. Mereka yang mampu tak lagi disubsidi listriknya. Dari pemangkasan itu, pemerintah menghemat Rp 20 triliun.

"Subsidi tepat sasaran untuk 900 VA itu dimulai per Januari. Kalau tidak dilakukan maka perlu tambahan subsidi sekitar Rp 20 triliun. Alhamdulillah jadi menghemat," kata Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, saat dihubungi detikFinance, seperti dikutip Senin (13/2/2017).

Berkat penghematan itu, pemerintah bisa mengalihkan dananya untuk membangun jaringan listrik di daerah-daerah yang belum tersentuh listrik. Benny menyebut, rasio elektrifikasi Indonesia baru mencapai 85-87%. Artinya, masih ada 15% penduduk Indonesia yang belum menikmati listrik. Tentu saja 15% penduduk ini tidak menikmati subsidi listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi 15% rumah tangga yang belum berlistrik di Indonesia ini paling banyak di Indonesia Timur. Tapi jangan heran di daerah Cileungsi, Jabar, Jateng masih banyak yang belum berlistrik," ujar Benny.

Ia mengatakan, untuk melistriki daerah-daerah yang belum dialiri listrik dibutuhkan investasi besar misalnya bersumber dari dana tersebut. Selain itu, pemerintah juga bisa mengalihkan dana yang dihemat ke sektor lain seperti pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.

"Dengan bisa menghemat subsidi itu, yang semula untuk subsidi itu bisa untuk melistriki daerah yang belum ada listrik, digunakan untuk kesehatan masyarakat, pendidikan, infrastruktur dan macam-macam," ujarnya.

"Pada intinya memperkuat keuangan negara, pemerintah untuk dimungkinan belanja yang lebih besar lagi," imbuhnya. (mca/wdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads