30 Anak Maluku Dikuliahkan ke Unpad untuk Garap Blok Masela

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 21 Feb 2017 17:42 WIB
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku telah mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk pengelolaan Blok Masela di Laut Arafuru, yang rencananya akan mulai berproduksi pada 2026.

Sebanyak 30 anak Maluku setiap tahun dikirim ke Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, untuk menimba ilmu yang terkait dengan pertambangan migas, misalnya Teknik Geologi. Selain itu, Pemprov Maluku juga berencana membangun Institut Teknologi Ambon.

"Untuk penyiapan SDM, jadi rencana kita buat Institut Teknologi Ambon, lalu menyekolahkan anak-anak Maluku ke jurusan Geologi Unpad, tiap tahun 30 orang," kata Kepala Bappeda Maluku, Antonius Sihaloho, saat ditemui di Istana, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Di luar pengiriman 30 orang ke Unpad, Pemprov Maluku juga menganggarkan dana sebesar Rp 25 miliar dalam APBD untuk beasiswa S2 dan S3 di bidang geologi.

"Untuk Masela itu Rp 25 miliar, untuk menyekolahkan atau memberikan beasiswa S2 dan S3. Jadi di luar 30 orang ada lagi pemberian beasiswa, nominalnya totalnya Rp 25 miliar," tuturnya.

Beasiswa ini akan diberikan kepada 20 orang setiap tahun. "Enggak banyak, ada 20 orang per tahun," tutupnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun lalu telah memutuskan bahwa Kilang LNG Masela akan dibangun di darat. Jokowi juga menginstruksikan agar Blok Masela dikelola oleh putra-putra terbaik Maluku sendiri. Maka perlu persiapan SDM dari sekarang. (mca/wdl)