Untuk mengusir bosan, para karyawan yang terbang langsung dari Kabupaten Mimika ini pun berjoget di sisi lajur kiri Jalan MH Thamrin. Dari 7 pengeras suara di mobil komando, musik khas Papua disetel untuk mengiringi para pendemo yang bernyayi dan menari itu.
Para pendemo ini sebagian besar mengenakan seragam tambang khas Freeport. Sementara peserta aksi lainnya mengenakan pakaian adat khas Papua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menggunakan bahu jalan, lalu lintas di Jalan MH Thamrin masih terbilang lancar lantaran memang tidak banyak kendaraan yang lalu lalang.
Di lokasi yang sama, beberapa jam sebelumnya, masa dari Gerakan Mahasiswa Indonesia Timur melakukan aksi demo, juga terkait Freeport. Namun tuntutan mereka yakni meminta perusahaan asal Amerika Serikat itu hengkang dari Papua.
Demi alasan keamanan, Polisi yang mengamankan jalannya unjuk rasa, akhirnya meminta pendemo dari mahasiswa untuk membubarkan diri. Sehingga masa dari karyawan Freeport bisa bergerak di sisi Jalan MH Thamrin. (idr/mca)











































