PLN: Listrik di Sumbar Hampir Pulih 100% Pasca Banjir

PLN: Listrik di Sumbar Hampir Pulih 100% Pasca Banjir

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 10 Mar 2017 16:22 WIB
PLN: Listrik di Sumbar Hampir Pulih 100% Pasca Banjir
Foto: dokumentasi PLN
Lima Puluh Kota - Pasca banjir di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, hingga Kamis (9/3/2017) sudah 163 gardu listrik yang berhasil menyala dan dua gardu listrik sudah bertegangan. Sehingga bila tidak ada kendala akan menyisakan satu gardu listrik lagi untuk dipulihkan oleh petugas PLN.

Kesulitan pemulihan gardu tersebut adalah karena akses jalan longsor yang saat ini masih dikerjakan oleh Pemda. Selanjutnya untuk penormalan gardu ini akan dikerjakan oleh PLN Area Payakumbuh.

Pekerjaan PLN untuk Jaringan Tegangan Menengah (JTM) telah rampung. Bila masih ada 179 pelanggan yang merasakan padam, itu bukan karena permasalahan sistem kelistrikan, melainkan karena alasan keamanan. Sebanyak 57 pelanggan masih dalam proses penggantian Alat Pengukur Pembatas (APP), 59 pelanggan listriknya sengaja dipadamkan karena instalasinya masih basah terkena banjir, dan 63 pelanggan masih padam listriknya karena hari ini akses ke lokasi jaringan yang terkena longsor baru dapat dilewati oleh petugas PLN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal-hal yang dilakukan selanjutnya adalah menyangkut pemulihan Jaringan Tegangan Rendah (JTR), pemeriksaan APP dan entri token.

General Manager PLN Wilayah Sumatera Barat, Bambang Yusuf, melakukan penutupan kegiatan Tim Reaksi Cepat (TRC) PLN Peduli di lokasi bencana, Kamis (9/3/2017) kemarin.

"Selama 6 hari seluruh tim sudah bekerja keras, baik untuk percepatan pemulihan kondisi kelistrikan maupun dukungan berupa Dapur Umum Kegiatan PLN Peduli lainnya, ini saatnya anggota tim kembali pada tugas rutin lagi. Selanjutnya untuk merapikan pekerjaan bisa di-handle langsung oleh Area Payakumbuh," ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Jumat (10/3/2017).

Sebelum menutup kegiatan, Bambang menyerahkan bantuan 1 tangki air sebagai tambahan dari 10 tangki yang sudah diserahkan sebelumnya, serta bantuan paralon untuk mengganti yang pecah saat terjadi longsor. (mca/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads