Follow detikFinance
Kamis 16 Mar 2017, 19:25 WIB

Program BBM Satu Harga Akan Diperluas Jadi 16 Wilayah

Hendra Kusuma - detikFinance
Program BBM Satu Harga Akan Diperluas Jadi 16 Wilayah Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - PT Pertamina (Persero) menuturkan, hingga semester I-2017 dipastikan akan memperluas penerapan BBM satu harga di tujuh wilayah. Hingga saat ini, Pertamina telah menerapkan program tersebut di 9 wilayah. Sehingga, sampai pertengahan tahun akan diterapkan di 16 wilayah.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan, tujuh wilayah baru ini termasuk dalam 14 provinsi yang telah ditetapkan pemerintah.

"Mudah-mudahan secepatnya kemarin sudah diupdate bu Wianda 9 sekarang yang masih on progres itu ada 7, mudah-mudahan 7 itu bisa cepat operasi," kata Iskandar di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Iskandar menuturkan, dari tujuh lokasi yang akan diterapkan, saat ini 5 lokasi sudah melakukan pembangunan fisik, dan sisanya masih dalam survei moda angkutan transportasinya.

"Makanya tinggal 7 wilayah tapi termasuk di 14 provinsi yang penugasan," tambahnya.

Dengan adanya tujuh wilayah baru, maka penerapan BBM satu harga akan berada di 16 wilayah dari 14 provinsi. Hanya saja, dirinya masih belum mengetahui secara detail 7 lokasi tambahan tersebut.

"Sampai sekarang belum ada kendala, pertama Pak menteri mengatakan supaya percepatannya, pak menteri sudah sampaikan surat ke PU bagaimana mendukung dari penyediaan jalan suaya sirama gitu," tandasnya.

Sembilan wilayah tersebut yang sudah menerapkan adalah P. Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara; Siberut Tengah, Kab. Kepulauan Mentawai, Sumbar; Kep. Karimun Jawa, Kab, Jepara, Jawa Tengah, Pulau Raas, Kab. Sumenep, Jawa Timur; Tj Pengamus, Kab. Sumbawa, Nusa Tenggara Barat; Waingapu, Kab. Suba Timur, NTT; Wangi-Wangi, Kab. Wakatobi, Propinsi Sulawesi Tenggara; Moswaren, Kab. Sorong Selatan, Papua Barat; Kec. Long Apari. Kab. Mahakam Hulu, Kalimatan Timur.

BBM satu harga di 9 wilayah tersebut berlaku sejak akhir Februari 2017. Warga di daerah tersebut kini bisa mendapatkan Premium seharga Rp 6.450 per liter dan Solar Rp 5.150 per liter. Sebelumnya warga di wilayah tersebut membeli Premium pada kisaran Rp 8000 – Rp 15.000 / liter, sementara Solar pada kisaran Rp 7.000 – Rp 18.000/liter.

Upaya Pertamina merealisasikan BBM Satu Harga di beberapa wilayah sejalan dengan PerMenESDM No.36 Tahun 2016, tanggal 10 Nov 2016 Perihal Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Secara Nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017.

Berdasarkan peraturan tersebut, melalui SK Direktur Jenderal Nomor 09.K/10/DJM.O/2017 yang mengatur 148 Kabupaten sebagai lokasi pensidtribusian BBM satu harga secara bertahap dari tahun 2017–2020. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed