Follow detikFinance
Jumat 17 Mar 2017, 21:10 WIB

Arcandra: Butuh 15 Tahun Angkat Minyak Sejak Cadangan Ditemukan

Muhammad Idris - detikFinance
Arcandra: Butuh 15 Tahun Angkat Minyak Sejak Cadangan Ditemukan Foto: Muhammad Idris/detikFinance
Jakarta - Semakin tipisnya cadangan minyak di Indonesia, membuat waktu kegiatan pengeboran sejak cadangan migas ditemukan semakin lama. Selain itu, cadangan migas tersebut lebih banyak berada di tengah laut.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengatakan setidaknya saat butuh waktu 15 tahun untuk mengangkat minyak pertama sejak cadangan minyak ditemukan.

"Pada tahun 1970-an dari mulai masa yang disebut discovery sampai first oil itu butuh kurang dari 5 tahun. Apa yang terjadi sekarang ini, di tahun 2000-an dari penemuan sampai first oil butuh waktu 15 tahun. Itu baru dari discovery, belum eksplorasinya," jelasnya saat kuliah umum di Universitas Trisakti, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

"Kalau karena produksi minyak kita terus menurun iya betul. Tapi ada penyebab lainnya," katanya lagi.

Kondisi inilah, lanjut Arcandra, perlu ada terobosan agar masa tersebut bisa dipersingkat. Salah satunya dengan mengubah skema bagi hasil dari cost recovery menjadi gross split.

Menurut Arcandra, gross split bisa mempercepat proses pengangkatan minyak lantaran tak ada lagi proses kesepakatan harga item yang perlu diganti negara, dalam hal ini antara kontraktor dan SKK Migas.

"Kalau begitu bagaimana sih secara short time program yang bisa membuat produksi bisa lebih cepat? Apa ada masalah dari sisi kontraknya? Apa ada masalah di sisi administrasinya. Ini kenapa ada ide gross split," ujar Arcandra. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed