Follow detikFinance
Sabtu 18 Mar 2017, 11:30 WIB

Kenapa Listrik di Kalbar Impor dari Malaysia? Ini Kata PLN

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kenapa Listrik di Kalbar Impor dari Malaysia? Ini Kata PLN Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Mempawah - Dalam memenuhi kebutuhan Listrik di Kalimantan Barat (Kalbar), PT PLN (Persero) telah bekerja sama dengan perusahaan listrik Malaysia, Sesco (Sarawak Electricity Supply Corporation). Saat ini, pasokan listrik di Kalbar sebesar 549 Megawatt (MW).

Sementara, kebutuhan saat beban puncak mencapai 518 MW. Tapi, kenapa PLN mengimpor listrik dari Malaysia untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kalbar?

"Karena harganya yang murah. Di sana malaysia harganya 1.125/kWh. Mereka murah karena pakai air," ungkap General Manager PLN Kalimantan Barat, Bima Putrajaya di Mempawah, Kalbar, Jumat (17/3/2017).

Bima mengatakan, Sesco membangkitkan listrik dari tenaga hydro, sementara Kalbar masih menggunakan bahan bakar HSD (High Speed Diesel) yang lebih mahal, dengan harga Rp 1.350/kWh untuk di sistem khatulistiwa.

Oleh sebab itu, Bima mengatakan, salah satu tujuan dari dibangunannya Mobile Power Plant (MPP) Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dengan daya 100 Megawatt (MW) yang ada di Mempawah, ialah untuk menjaga ketahan energi yang ada. Dan tidak terus bergantung pada Malaysia.

"Jadi intinya, kita ambil listrik itu hanya mengincar murahnya. Tapi kita sebenarnya mampu, listrik sudah cukup. Kalau dari sana (listrik Malaysia) putus, ini (MPP PLTG) jalan enggak masalah," tuturnya.

(hns/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed