Follow detikFinance
Sabtu 18 Mar 2017, 17:45 WIB

Cerita Jokowi Beri Waktu Dirut PLN 6 Bulan Bangun Pembangkit Listrik

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Cerita Jokowi Beri Waktu Dirut PLN 6 Bulan Bangun Pembangkit Listrik Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Mempawah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan 8 Mobile Power Plant (MPP) Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG). Salah satunya MPP PLTG Mempawah, di kalimantan Barat.

Saat peresmian, Jokowi bercerita pernah memberi target ke Dirut PT PLN, Sofyan Basir, menyelesaikan proyek listrik dalam waktu 6 bulan.

"Saat saya ke sini meletakan batu pertama, saya bertanya kapan selesai MPP yang sedang dibangun? Kata Dirut PLN, saat itu beliau bilang 6 bulan, pak. Benar 6 bulan? Iya pak. Janji? Janji pak. Dan memang ternyata selesai," cerita Jokowi saat memberikan sambutan di lokasi, Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (18/3/2017).

Baca juga: Resmikan 8 Pembangkit Listrik, Jokowi: Alhamdulillah Selesai

Jokowi pun menjelaskan, MPP ini dipilih untuk menambah atau memperkuat kondisi kelistrikan yang ada karena pembangunan yang terhitung cepat dibanding pembangkit yang menggunakan batu bara.

"Jadi kenapa dipilih MPP? karena bangunnya lebih cepat. Kalau kita pakai yang batu barat bisa sampai 4-5 tahun. Tapi ini (MPP) bisa dikerjakan cepat," ujar Jokowi.

Sebab, kata Jokowi, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat terhitung tinggi. Dengan angka yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02%. Sedangkan di Kalimantan Barat mencapai 5,22%.

Baca juga: Panas Terik, Jokowi Cek Pembangkit Listrik 100 MW di Kalbar

Dengan kata lain, aliran listrik perlu disiapkan untuk mendorong kondisi atau pertumbuhan ekonomi yang tengah maju tersebut.

"Jadi lebih tinggi (pertumbuhan ekonominya) dari nasional. Kalau listriknya tidak disiapkan, di daerah lain juga sama, kalau listrik tidak ada bagaimana investor mau membangun hotel, industri, pabrik, siapa yang mau kalau enggak ada listriknya?" kata Jokowi.

"Padahal di situ membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk di Provinsi, Kota, dan Kabupaten daerah itu. Jadi percepatan ini memang seharusnya kita lakukan," tutupnya.

(hns/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed