"Iya, saya juga baru dapat fotonya. PHE Nunukan yang menemukan, itu yang dinamakan eksplorasi drilling," kata Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/3/2017).
Namun Arcandra mengaku belum mendapat data terperinci mengenai temuan cadangan baru tersebut. Pemerintah akan segera melakukan evaluasi terhadap temuan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut informasi dari sumber detikFinance, eksplorasi PHENC dan para mitra kerjanya di Blok Nunukan berhasil menemukan cadangan minyak yang dapat diproduksi hingga kira-kira 2.500 barel per hari (bph) dan sedikit gas.
Penemuan cadangan migas terbukti (proven reserve) ini diharapkan dapat menjadi pendorong ekonomi di daerah perbatasan dengan Malaysia. Rencananya hasil produksi migas Blok Nunukan akan diserap seluruhnya oleh PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik dan industri petrokimia.
Pengembangan Blok Nunukan juga dilakukan untuk menghindari berulangnya kembali peristiwa diambilnya Blok East Ambalat oleh Malaysia. (mca/hns)











































