"Bagaimana enggak setuju, kan itu milik bangsa Indonesia. Kita kan ingin baik-baik," kata Menteri Koordinator Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, saat ditemui usai acara pertemuan dengan PBNU di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (6/4/2017).
"Sudah berkali-kali saya bilang, biarlah kita lakukan dengan baik-baik, enggak usah ribut-ribut kan bisa. Yang penting kan selesai," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum itu (2021) kita harapkan kalau bisa," tukasnya.
Seperti diketahui, kontrak Freeport Indonesia di Tambang Grasberg, Papua, akan segera berakhir di 2021. Perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) itu ingin kontraknya diperpanjang 20 tahun sampai 2041.
Pemerintah sendiri menyatakan mau saja memberikan perpanjangan 20 tahun, tapi ada syaratnya. Di antaranya adalah Freeport harus mau mendivestasikan 51% sahamnya pada pemerintah. (wdl/wdl)











































