2.500 Desa Belum Dapat Listrik, Apa Langkah Jonan?

2.500 Desa Belum Dapat Listrik, Apa Langkah Jonan?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 11 Apr 2017 14:12 WIB
2.500 Desa Belum Dapat Listrik, Apa Langkah Jonan?
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) perihal pemasangan panel surya (solar panel) untuk daerah terpencil.

Pada Perpres itu tercantum, pemerintah bakal mengaliri listrik dengan menggunakan panel surya untuk 2.500 desa terpencil di seluruh Indonesia.

"Presiden telah menandatangani Perpres untuk memasang solar panel setidaknya untuk 2.500 desa yang tidak terjangkau listrik saat ini," kata Jonan, dalam acara Indonesia Energy Conference di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jonan mengatakan, penggunaan panel surya ini adalah tindak lanjut pemerintah dari pencabutan subsidi listrik bagi pelanggan 900 voltampere (VA). Anggaran subsidi tersebut lantas dialihkan untuk pemasangan panel surya di tempat terpencil yang belum terjangkau listrik.

"Jika bicara tentang beberapa area di Indonesia, bahkan di area Indonesia bagian barat, ada setidaknya 10.000 desa yang belum memiliki listrik yang cukup. Jika kita gabungkan mungkin setidaknya 15 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki akses listrik. Ini tujuan utamanya," tutur Jonan.

Diketahui, Pemerintah berencana menyediakan panel surya pada sekitar 2.500 desa terpencil dan terluar Indonesia yang belum memiliki akses listrik sama sekali. Panel surya tersebut merupakan bagian dari Program Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) yang mencakup panel surya berkapasitas 20 watt peak, 4 lampu LED, beserta baterainya. Program pra elektrifikasi tersebut rencanaya dilaksanakan tahun 2017 dan 2018. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads