Follow detikFinance
Jumat 14 Apr 2017, 17:52 WIB

Ini Progres Terbaru Proyek-proyek Strategis Hulu Migas RI

Michael Agustinus - detikFinance
Ini Progres Terbaru Proyek-proyek Strategis Hulu Migas RI Foto: Reuters
Jakarta - Sejumlah proyek strategis hulu migas nasional sudah mencapai tahap revisi rencana pengembangan (Plan of Development/PoD), persiapan tender FEED (Front End Engineering Design), FEED, tender EPC (Engineering Procurement Construction), konstruksi, hingga produksi (onstream).

Berikut update perkembangan proyek-proyek hulu migas di Indonesia berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang dirangkum detikFinance, Jumat (14/4/2017):

Blok Ande Ande Lumut
Wilayah Kerja (WK) yang terletak di perairan Natuna, Kepulauan Riau ini, sudah mencapai tahap tender EPC. Dijadwalkan blok ini mulai memproduksi minyak sebanyak 20.000 barel per hari (BPH) mulai kuartal I 2021. Sekarang sedang tahap tender EPC.

Lapangan Jambu Aye Utara
Lapangan gas di Aceh ini sedang tahap persiapan tender FEED. Produksi gas sebanyak 108 MMSCFD dan minyak 3.300 BPH dari Blok Jambu Aye Utara dijadwalkan mengalir pada kuartal II 2022.

Lapangan L-Parigi
Gas dari lapangan di lepas pantai (offshore) Jawa Barat ini bakal onstream sejak kuartal IV 2020. Produksinya direncanakan sebesar 60 MMSCFD. Saat ini proyek sudah tahap tender FEED.

Lapangan Jambaran-Tiung Biru
Lapangan yang berada Blok Cepu, sama dengan Lapangan Banyu Urip ini, memasuki tahap konstruksi. Ditargetkan bisa memproduksi gas 330 MMSCFD pada tahun 2020.

Lapangan Maduda BD
Saat ini sudah di tahap konstruksi, dijadwalkan mulai produksi pada kuartal II tahun 2017 ini. Produksi minyaknya akan mencapai 6.600 BPH dan gas 110 MMSCFD. Tapi pembeli gasnya belum siap.

Lapangan MDA dan MBH
Lapangan ini berada di blok yang sama dengan Lapangan Madura BD, yaitu Blok Husky Madura Strait. Produksi gas dari lapangan ini bakal mencapai 175 MMSCFD. Sekarang sudah tahap konstruksi, akan mulai produksi di kuartal IV 2018.

Lapangan Badik & West Badik
Saat ini sudah masuk tahap tender EPC. Jadwalnya mulai produksi pada kuartal II 2020. Produksi minyak direncanakan 3.000 BPH dan gas 60 MMSCFD.

Lapangan Jangkrik
Sedang tahap konstruksi. Produksi dari lapangan di offshore Kalimantan Timur ini dijadwalkan mulai Kuartal III 2017 sebanyak 450 MMSCFD gas dan 200 BPH minyak.

Blok IDD
Lapangan Bangka: Sudah produksi gas 115 MMSCFD dan 4.000 BPH minyak sejak Agustus 2016. Lapangan GENDALO-GEHEM: Tahap revisi PoD-1.

Blok Donggi Senoro
Lapangan Senoro, salah satu lapangan di perairan Sulawesi Tengah ini telah onstream sejak Kuartal II-2015. Produksinya 310 MMSCFD gas dan 6.000 bph minyak. Sedangkan Lapangan Matindok masih tahap konstruksi dan ditarget bisa mulai produksi 65 MMSCFD gas di Kuartal II 2017.

Lapangan Wasambo
Sumber gas di Sulawesi Selatan ini sedang tahap konstruksi, direncanakan mulai produksi gas 80 MMSCFD di Kuartal II 2018.

Lapangan Abadi
Salah satu lapangan gas dengan cadangan terbesar di Indonesia yang terletak di Laut Arafura ini masih tahap revisi PoD-1 karena adanya perubahan rencana dari pembangunan kilang LNG di lepas pantai (offshore) menjadi di darat (onshore).

Tangguh Train-3
Proyek di Teluk Bintuni, Papua, ini sudah memasuki tahap konstruksi, sedang site preparation. Produksi gas direncanakan sebanyak 3,8 MTPA (700 MMSCFD) dan minyak 3.200 BPH. Mulai onstream kuartal II 2020. (mca/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed