Pengesahan dimulai dari pembacaan laporan fit and proper test yang disampaikan Ketua Komisi VII DPR Irawan Pasaribu. Irawan menyampaikan Komisi VII sudah menjalankan amanat yang disampaikan presiden.
Irawan juga menyampaikan soal rangkaian acara fit and proper test anggota BPH Migas. Terpilih 9 nama dari 20 nama yang telah disepakati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkenankan kami pertanyakan, apakah laporan Komisi VII DPR dapat disetujui?" ujar Fadli yang disetujui peserta rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).
Proses pemilihan Kepala BPH Migas berlangsung sejak Senin (10/4/2017) lalu. Panitia Seleksi (pansel) yang dipimpin Sekjen Kementerian ESDM Teguh Pamudji menyerahkan 22 nama calon kepada DPR.
DPR menguji 20 orang calon yang tersisa dari Senin (10/4/2017) sampai Kamis (13/4/2017). Fit and proper test selesai pada Kamis sore pukul16.45 WIB. Setelah itu 20 nama tersebut dikerucutkan menjadi 9 calon lewat voting.
Sembilan nama calon yang lolos itu adalah Henri Ahmad, Sumihar Panjaitan, Fanshurullah Asa, Marwansyah Lobo Balia, H Ahmad Rizal, Hari Prayoto, Jugi Prajogio, Muhammad Ibnu Fajar, Saryono Hadiwidjoyo.
Fanshurullah Asa sendiri akhirnya terpilih menjadi Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) periode 2017-2022 melalui musyawarah di Komisi VII DPR RI pada Kamis (13/4/2017) malam. (dkp/ang)











































