Follow detikFinance
Kamis 27 Apr 2017, 17:06 WIB

Holding Belum Jadi, Pertamina dan PGN Sudah Distribusi Gas Bareng

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Holding Belum Jadi, Pertamina dan PGN Sudah Distribusi Gas Bareng Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kementerian BUMN menargetkan pembentukan holding BUMN migas selesai di pertengahan tahun ini. Holding BUMN migas ini nantinya dipimpin oleh PT Pertamina (Persero) yang membawahi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Meskipun pembentukan holding migas belum terealisasi sampai saat ini, Pertamina dan PGN sudah menjalin kerja sama dalam mendistribusikan gas ke masyarakat.

"Ini yang kita lakukan dengan Pertamina dan PGN bagaimana optimalisasi sumber daya gas supaya jauh lebih diterima oleh masyarakat dengan pembangunan infrastruktur. Kerja sama operasi sehingga gas bisa sampai ke masyarakat dengan harga kompetitif," ujar Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata, Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdullah dalam bincang santai di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).

Salah satu sinergi yang sudah dirasakan, lanjut Edwin, dengan memangkas harga gas industri di Sumatera Utara (Sumut) sudah dipangkas dari sekitar US$ 13,38/MMBtu menjadi US$ 9,95/MMBtu. Penurunan harga ini terjadi karena ada pemangkasan biaya di hulu, transmisi, dan distribusi.

"Dengan sinergi Pertamina dan PGN sekarang sudah sekitar US$ 9 per MMBtu, jadi turun 20%," tutur Edwin.

Tidak hanya itu, beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) milik Pertamina juga dibantu distribusi gasnya melalui pipa gas PGN. Edwin menambahkan, dengan sinergi antara Pertamina dan PGN memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Kemudian juga beberapa lokasi, misalnya di Jawa SPBG Pertamina sekarang sudah bisa dialiri gas yang didistribusikan oleh pipa PGN," tutur Edwin. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed