Penandatanganan kontrak disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Wakil Presiden AS Mike Pence.
Direktur Gas Pertamina, Yenni Andayani, mengungkapkan kontrak jual beli LNG dari ExxonMobil untuk mengantisipasi berkurangnya produksi gas dalam negeri di masa mendatang. Sehingga pasokan gas dari luar negeri perlu diamankan, agar tidak terjadi krisis energi di dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yenni menambahkan, dengan ditandatanganinya kesepakatan jual beli gas dengan ExxonMobil bukan berarti Pertamina mengimpor dari Amerika Serikat (AS). Pasalnya, ExxonMobil memiliki beberapa lapangan produksi dan salah satu yang terdekat dari Indonesia ada di Papua Nugini.
"Kenapa impor dari Amerika, kalau kami beli dari Exxon dia enggak bawa kilangnya dari Amerika. Kami beli Exxon ada di Papua Nugini, di Qatar banyak fasilitas. Ini juga memastikan security of supply terjaga," tutur Yenni. (wdl/wdl)











































