Follow detikFinance
Selasa 09 May 2017, 18:05 WIB

Duet Jonan-Arcandra Tolak Subsidi Energi Terbarukan, Kenapa?

Michael Agustinus - detikFinance
Duet Jonan-Arcandra Tolak Subsidi Energi Terbarukan, Kenapa? Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, tak mau mengalokasikan subsidi untuk energi terbarukan.

Arcandra mengungkapkan, subsidi energi terbarukan pernah diusulkan dalam APBN sebelum dirinya masuk ke Kementerian ESDM. Tetapi ditolak di DPR karena subsidi dianggarkan untuk membantu orang miskin. Pengembangan energi terbarukan bukan sesuatu yang layak disubsidi.

"Siapa yang menanggung subsidi EBT di Indonesia? Kalau bicara subsidi, harus bicara dengan DPR. Kalau sudah ditolak bagaimana?" kata Arcandra, dalam diskusi dengan para pengusaha energi terbarukan di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Kedua, keuangan negara harus sehat agar bisa menjalankan program-program pro rakyat. Semakin besar subsidi yang harus ditanggung negara, keuangan negara makin tidak sehat.

Subsidi juga berpotensi membuat APBN jebol. Sedangkan berdasarkan Undang Undang APBN, defisit anggaran tak boleh lebih dari 3%.

"Kita tidak boleh defisit anggaran lebih dari 3%. Sekali kita introduce subsidi, di situ kemungkinan anggaran kita defisit besar," ucapnya.

Karena itu, pengembangan energi terbarukan didorong tanpa subsidi. Pemerintah membantu lewat kemudahan perizinan, pemberian insentif, dan sebagainya.

"Makanya kita cari cara mengembangkan energi terbarukan tanpa subsidi. Caranya bagaimana? Kita pakai ceiling (batas), ini salah satu cara kita," tutupnya. (mca/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed