Follow detikFinance
Kamis 18 May 2017, 20:13 WIB

Bisakah Total Dapat Hak Kelola 39% di Blok Mahakam? Ini Kata ESDM

Michael Agustinus - detikFinance
Bisakah Total Dapat Hak Kelola 39% di Blok Mahakam? Ini Kata ESDM Foto: Istimewa
Jakarta - Baru-baru ini, Total E&P Indonesie mengirim surat ke Kementerian ESDM untuk penjajakan mendapatkan hak kelola lagi di Mahakam. Perusahaan minyak raksasa asal Perancis itu mengincar 39% Participating Interest (PI/hak kelola) Blok Mahakam pasca 2017.

Total, operator Blok Mahakam yang kontraknya akan berakhir pada 31 Desember 2017, berminat untuk tetap ikut mengelola ladang gas terbesar di Indonesia itu pasca kontraknya berakhir.

Saat ini Blok Mahakam sedang dalam masa transisi pengelolaan dari Total sebagai operator eksisting ke operator baru, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).


Tetapi berdasarkan Keputusan Menteri ESDM yang dikeluarkan pada era Sudirman Said, Pertamina hanya bisa menjual paling banyak 30% hak kelola Blok Mahakam. Maka untuk memuluskan langkah Total, aturan ini akan direvisi kalau Pertamina sepakat bersedia melepas 39% hak kelolanya.

"Dulu kan surat Keputusan Menteri kan maksimum 30%. Nanti kalau 39% ya direvisi," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Revisi aturan tersebut menunggu hasil negosiasi antara Pertamina dan Total. "Kita lihat dulu Pertamina dan Total deal-nya bagaimana, dihitung keekonomiannya dan sebagainya. Nanti diusulkan ke Pak Menteri," tutup Wirat.


Sebagai informasi, Blok Mahakam sampai saat ini masih merupakan penghasil gas bumi paling besar di Indonesia. Produksi gas dari Mahakam pada 2016 mencapai 1,67 miliar kaki kubik per hari (bcfd). Selain itu, ladang migas di lepas pantai Kalimantan Timur ini juga menghasilkan minyak sebesar 56 ribu barel per hari (bph).

Blok ini merupakan penghasil hidrokarbon terbesar di Indonesia dengan cadangan awal gas bumi sebanyak 36 Trilun Kaki Kubik (TCF). Selain itu, dari sekitar Blok Mahakam ada potensi tambahan lain sebanyak 2,8 TCF. (mca/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed