Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI), Iwa Garniwa, memuji inovasi Naufal ini. Penemuan tersebut harus terus dikembangkan agar bisa digunakan secara luas oleh masyarakat.
Penemuan ini juga membuka kemungkinan pengembangan baterai alam selain pohon kedondong. Memang ada banyak pohon dan buah-buahan yang bisa menghasilkan arus listrik, misalnya buah jeruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pohon-pohon seperti pohon mangga, belimbing yang punya asam basa juga dapat dijadikan baterai alam. "Ini yang harus dieksplorasi, ada baterai-baterai di alam seperti pohon kedondong," ujarnya.
Namun, listrik yang dihasilkan baterai-baterai alam itu sangat terbatas dayanya. Sulit untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga. Tenaga baterai alam juga bisa habis.
"Sama seperti baterai, ada batasnya," ucap Iwa.
Meski demikian, baterai-baterai alam seperti pohon kedondong sudah bisa dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan kecil, misalnya menghidupkan lampu taman, pohon kedondong cocok digunakan.
"Potensinya tidak sebesar kebutuhan rumah tangga. Tapi bisa misalnya untuk lampu taman," tutupnya. (mca/ang)











































