Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Mei 2017 20:11 WIB

Diminta Jonan Tekan Harga Gas, Ini Jurus BPH Migas

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Michael Agustinus-detikFinance Foto: Michael Agustinus-detikFinance
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) bisa menekan harga gas di dalam negeri. Hal itu disampaikan Jonan saat melantik 9 pejabat baru di badan yang mengurusi distribusi migas tersebut.

Ketua BPH Migas, Fanshurullah Asa, mengatakan telah merumuskan strategi agar harga gas bisa ditekan, salah satunya dengan keterlibatan lebih banyak lembaganya dalam penentuan belanja modal (capex) badan usaha hilir gas.

"Kita terlibat menentukan dan approval usulan badan usaha sehingga capex-nya bisa lebih ditekan. Dengan capex lebih murah, kita akan dapatkan efisiensi dalam tol fee. Dengan tol fee murah, begitu dihitung dengan harga (gas) di hulu, nanti bisa lebih efisien," kata Fanshurullah ditemui usai pelantikannya di Kementerian ESDM, Jumat (26/5/2017).

"Nanti kita akan kawal yang kita harapkan untuk harga gas lebih murah, biaya angkutnya itu bisa lebih murah, kalau BPH Migas terlibat lebih awal di basic design," tambahnya.

Dia belum bisa merinci lebih jauh cara mengirit biaya distribusi lewat keterlibatan BPH Migas dalam penetapan capex perusahaan hilir gas. Namun, ada beberapa regulasi yang perlu disesuaikan nantinya.

"Iya kita akan koordinasi dengan Dirjen Migas karena ada regulasi yang mesti disesuaikan. Kemudian akan koordinasi bersama badan usaha karena banyak sekali yang terdaftar dalam izin pengangkutan dan niaga di BPH," tutur Fanshurullah. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com