Rapat yang dimulai sekitar pukul 13.40 WIB ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik, Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam, Direktur Mega Proyek dan Petrokimia Ahmad Hardadi, Direktur Gas Yenni Andayani, dan direksi lainnya.
Wakil Ketua Komisi VII Satya Yudha, selaku pimpiman rapat mengatakan, ada sejumlah agenda yang dibahas bersama mitra Pertamina hari ini, antara lain pembahasan progress pembangunan kilang RDMP dan GRR, progres Indonesia satu harga PSO, penyelesaian pembebasan tanah PT Pertamina di daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selamat datang Pak Dirut, kita mulai, masa persidangan Komisi VII. Rapat dengar pendapat di mulai dalam rangka fungsi pelaksanaan Pertamina," ujarnya.
Belum lama rapat berjalan, Anggota Komisi VII Bambang Haryadi dan Muhammad Nasir, meminta agar rapat di skors. Itu lantaran Pertamina tidak menyiapkan secara detail poin-poin yang akan dibahas, seperti progres pembangun kilang.
"Ini diskors saja dulu untuk melengkapi poin pertama (pembangunan kilang). Kalau begitu kita skors selama 10 menit ya," ungkap Satya. (mca/mca)











































