Ini Dua Desa Terakhir di Jawa Timur yang Dapat Listrik

Ini Dua Desa Terakhir di Jawa Timur yang Dapat Listrik

Chuk S. Widarsha - detikFinance
Rabu, 21 Jun 2017 07:34 WIB
Ini Dua Desa Terakhir di Jawa Timur yang Dapat Listrik
Foto: Chuk S. Widarsha
Bondowoso - Masyarakat dua desa, yakni Desa Jirek Mas dan Desa Penang di Kecamatan Cerrmee, Bondowoso, kini bisa sedikit bernapas lega. Sebab, desa mereka yang sebelumnya gelap gulita saat ini sudah mulai teraliri listrik.

Hal itu menyusul diresmikannya pengoperasian jaringan listrik secara simbolis oleh Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB), Amin Subekti, di balai Desa Jirek Mas, Selasa (20/6/2017).

Dalam acara itu, selain sejumlah jajaran manajemen PLN Pusat dan Regional, juga hadir Asisten II Pemkab Bondowoso, Kepala Bakorwil Jember yang mewakili Gubernur Jatim, dan tokoh masyarakar desa setempat.

"Ini merupakan dua desa terakhir yang kami aliri listrik. Sehingga dengan demikian, saat ini semua desa di Jatim daratan sudah dapat menikmati aliran listrik," kata Amin Subekti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini Dua Desa Terakhir di Jawa Timur yang Dapat ListrikFoto: Chuk S. Widarsha


Bahkan, imbuh dia, dalam waktu dekat ini pihak PLN berencana akan segera memprogramkan pengoperasian jaringan listrik untuk pulau-pulau yang ada di Jawa Timur. "Terutama di pulau Madura dan sekitarnya," jelasnya.

Menurut Amin, pembangunan jaringan tersebut terbilang 'gila' dan sangat cepat dibanding biasanya. Betapa tidak. Untuk jaringan sepanjang 14,7 kilometer tersebut hanya memakan waktu selama 52 hari saja.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan semua stakeholder, terutama masyarakat desa. Itu karena mereka memang ingin sekali memiliki aliran listrik," jelasnya.

Data yang didapat detikFinance menyebutkan, untuk membuka jaringan listrik di Desa Jirek Mas dan Desa Penang itu, PLN menggelontorkan anggaran tak kurang dari Rp 14 miliar. Anggaran itu di antaranya untuk pembangunan jaringan sepanjang 14,7 kilometer.

Ini Dua Desa Terakhir di Jawa Timur yang Dapat ListrikFoto: Chuk S. Widarsha


Dengan dibukanya jaringan listrik itu, direncanakan akan ada sekitar 1.100 pelanggan di dua desa yang sangat terpencil tersebut. Dengan rincian, 600 sambungan di Desa Jirek Mas dan 500 sambungan di Desa Penang.

Bukan hanya itu, PLN juga menggulirkan anggaran corporate social responsibility (CSR) untuk dua desa itu sebesar Rp 180 juta. Anggaran itu digunakan untuk pembangunan fasisilitas umum yang dibutuhkan warga desa setempat, yakni masjid, musala, dan sekolah dasar.

Sementara itu Kepala Desa Jirek Mas, Surahman, mengaku program yang sudah dilaksanakan oleh PLN tersebut sangat membantu warga sekitar, terutama untuk penerangan. "Semoga saja program ini akan dapat meningkatkan perekonomian warga," katanya. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads