Subsidi Listrik Bengkak Jadi Rp 52 T, Kemenkeu: Kita Akan Verifikasi

Subsidi Listrik Bengkak Jadi Rp 52 T, Kemenkeu: Kita Akan Verifikasi

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 22 Jun 2017 15:18 WIB
Subsidi Listrik Bengkak Jadi Rp 52 T, Kemenkeu: Kita Akan Verifikasi
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran siap menampung anggaran tambahan untuk subsidi energi khususnya listrik pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan ada 2,4 juta tambahan pelanggan yang berhak mendapatkan subsidi listrik untuk pelanggan 900 VA. Tambahan 2,4 juta pelanggan ini setara dengan Rp 1,7 triliun.

"Insha Allah ditampung (tambahan subsidi listrik), iya insha Allah, itu kan nanti ada hasil verifikasi," kata Dirjen Anggaran, Askolani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (22/6/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika ada penambahan Rp 1,7 triliun, maka anggaran subsidi listrik menjadi Rp 52,13 triliun, dari yang sebelumnya sebesar Rp 50,4 triliun.

Untuk subsidi BBM dan elpiji 3 kg, Askolani mengaku masih belum bisa diputuskan, sebab masih dalam pengecekan.

"Elpiji ya lihat situasi dan kondisi lah, mungkin. Nanti lagi dicek ulang, BBM-nya iya nanti masih cek ulang," tambahnya.

Pemerintah, kata Askolani, akan menyerahkan rancangan APBNP Tahun Anggaran 2017 pada tanggal 3 Juli 2017 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Selain itu, Askolani juga belum mengetahui secara pasti pada APBNP 2017 akan ada penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Belum tahu, mungkin ada, nanti lah tunggu tanggal 3 Juli," tutup dia. (mkj/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads