Adalah Suko Hartono, yang sebelumnya pejabat karier PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), secara resmi ditunjuk menjadi Presdir PT Pertamina Gas, menggantikan Toto Nugroho yang sejak bulan lalu ditunjuk sebagai Senior Vice President Integrated Supply Chain PT Pertamina (Persero).
Pria kelahiran Madiun, 49 tahun lalu ini tercatat sudah 20 tahun mengabdi di PGN. Berbagai penugasan sudah pernah diemban lulusan Teknik Kimia ITB ini sepanjang karirnya di PGN, seperti General Manager SBU Distribusi Wilayah I Jawa Bagian Barat serta penugasan di lingkungan anak perusahaan PGN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak hanya mempertimbangkan sisi korporasi, tapi juga sudah melihat kepentingan masa depan bisnis gas nasional," ujar Yenni dalam keterangan tertulis, Senin (17/7/2017).
Dalam kesempatan tersebut, Yenni berharap sosok Suko juga bisa memberikan jalan yang lebih lebar lagi bagi terbangunnya sinergi yang selama ini terjalin dengan PGN. Khususnya dalam sinergi holding BUMN Migas diharapkan bisa lebih baik lagi.
Ucapan terima kasih kepada manajemen PT PGN yang secara suka rela melepaskan Suko disampaikan langsung oleh Yenni kepada Jobi Triananda Hasjim, Direktur Utama PGN serta Gigih Prakoso, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN yang juga hadir dalam acara pengukuhan.
"Ini menjadi sejarah baru perjalanan Pertagas," pungkas Yenni.
Foto: Dok. Pertamina |












































Foto: Dok. Pertamina