Cegah Byar Pet, PLN Bangun 113 Tower SUTT di Banten

Updated

Cegah Byar Pet, PLN Bangun 113 Tower SUTT di Banten

Bahtiar Rifa'i - detikFinance
Selasa, 25 Jul 2017 17:58 WIB
Foto: Bahtiar Rivai
Lebak - Sebanyak 113 tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dibangun di Banten antara daerah Malingping dan Bayah. Pembangunan SUTT melalui rute panjang 38 kilometer (km) untuk meningkatkan rasio kebutuhan listrik di bagian Banten khususnya daerah selatan.

Senior Manager dari PT PLN (Persero) Regional Jawa Bagian Barat, Syaifur Rahman, mengatakan pembangunan SUTT untuk menyalurkan kebutuhan listrik dalam rangka pertumbuhan ekonomi, industri, dan pembangunan infrastruktur di wilayah Banten khususnya di bagian selatan.

SUTT nanti akan menyalurkan energi listrik mulai dari gardu induk di Malingping ke gardu induk di Bayah. Pembangunan saluran tegangan tinggi ini dibangun menggunakan sistem double sirkit dengan tegangan sampai 150 KV.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan adanya pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat mengantisipasi pertambahan kebutuhan tenaga listrik yang ada di Banten Selatan dan sekitarnya," kata Syaifur kepada wartawan, usai melakukan groundbreaking pembangunan SUTT di Malingping, Lebak, Banten (Selasa/25/2017).

Cegah Byar Pet, PLN Bangun 113 Tower SUTET di BantenFoto: Bahtiar Rivai


Ia menambahkan, kontrak pembangunan sutet tegangan tinggi Malingping-Bayag ini telah ditandatangani dan disetujui sejak 10 Juli 2017 lalu. Untuk proses penganggaran sendiri, menurutnya pembangunan SUTT menggunakan penganggaran dari PLN dan dikerjakan oleh PT Krakatau Engineering.

Selain itu, lewat pembangunan SUTT ini beberapa daerah terpencil di Malingping atau Bayah di bagian Banten Selatan yang saat ini belum teraliri listrik dapat menikmati listrik. Apalagi, kebutuhan akan listrik dan penerangan sudah dianggap sebagai kebutuhan primer.

Khusus untuk bidang industri dan ekonomi, dengan dibangunnya SUTT, menurutnya akan terbuka juga peluang daerah selatan di Banten terbuka bagi investor dan pelaku usaha. Apalagi, investor akan melihat bagaimana infrastruktur seperti jalan dan ketersediaan listrik.

"Daerah Malingping dan Bayah untuk berkembang sangat terbuka. Karena investor butuh infrastruktur. Di samping menambah keandalan, daerah tersebut terbuka untuk pendapatan daerah khususnya di Malingping dan Bayah," ucapnya.

Pembangunan SUTT ini, rencananya dijadwalkan akan beroperasi di 2018. Lewat pembangunan aliran listrik tegangan tinggi ini akan menyalurkan energi dari sub sitem milik PLN di PLTU Pelabuhan Ratu dan Labuan.

"Sistem akan kuat dengan adanya transmisi ini. Ketika sudah beroperasi listrik tidak gampang mati dan potensinya banyak," ujarnya.

Di samping itu, sebagai bentuk tanggung jawab ke beberapa daerah yang dilintasi, di berbagai desa mulai dari Malingping dan Bayah, PLN menurut Syaifur memberikan bantuan berupa CSR seperti pembangunan saluran air bersih, renovasi rumah ibadah, dan pembangunan jalan desa dan sanitasi. (bri/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads