Follow detikFinance
Rabu 09 Aug 2017, 14:07 WIB

Pemerintah Bangun Pembangkit Listrik Matahari di Jakabaring

Raja Adil Siregar - detikFinance
Pemerintah Bangun Pembangkit Listrik Matahari di Jakabaring Foto: Raja Adil Siregar
Palembang - Kembangkan pembangkit listrik ramah lingkungan, pemerintah bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Nantinya, PLTS ini akan menjadi proyek penerangan pertama dalam mensukseskan Asian Games 2018 mendatang.

Menurut Direktur Utama Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Yaniarsyah, dengan proyek pembangunan PLTS yang bersumber pada matahari ini pihaknya telah bekerjasama dengan negeri sakura untuk mendukung konsep kawasan olahraga berwawasan ramah lingkungan. Diprediksi proyek akan rampung pada awal tahun 2018 dan dapat dimanfaatkan dalam mendukung pelaksanaan Asian Games mendatang.

"Usaha pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini merupakan salah satu usaha yang mendukung pengembangan konsep Green City, pencegahan perubahan iklim, dan juga mendukung pelaksanaan persiapan Asian Games 2018. Dengan harapan proyek PLTS ini rampung di bulan Januari 2018 untuk mendukung fasilitas Asian Games," ujar Yaniarsyah dalam konferensi pers di hotel Arista Palembang, Rabu (9/8/2017).

Tidak hanya itu, proyek ini digadang-gadang akan menjadi proyek pembangkit listrik rendah karbon untuk pencegahan perubahan iklim. Serta proyek Joint Crediting Mechanism (JCM) yang dibangun dengan kapasitas 1,6 mega watt dipastikan akan mengurangi emisi gas rumah kaca setara 1,303 ton CO2/tahun.

Sementara itu, Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Menko Perekonomian RI Rizal Edwin Manansang menilai, Proyek PLTS Jakabaring ini adalah satu dari 3O proyek JCM yang diimplementasikan di Indonesia.

"Sampai saat ini nilai total investasi atas pelaksanaan JCM antara pemerintah Jepang dan Indonesia mencapai US$ 150 juta dengan US$ 113 juta berasal dari investasi pihak swasta Jepang dan Indonesia, sementara US$ 37 juta merupakan subsidi yang disampaikan oleh pemerintah Jepang secara langsung," kata Edwin.

Proyek JCM yang telah berjalan selama hampir 4 tahun ini, menurut Edwin menjadi bukti konkrit keterlibatan sektor industri baik dari pihak swasta, BUMN, atau BUMD dalam mendukung penurunan emisi karbon di Indonesia.

Saat ini proyek JCM yang kemudian diimplementasikan di kawasan JSC Palembang telah menyelesaikan tahap awalnya, yaitu penimbunan dan pengerasan kawasan tersebut. Setelah semuanya rampung, lahan kemudian akan diIakukan konstruksi dan pemasangan PLTS untuk kemudian dikoneksi dengan jaringan Iistrik PLN.

"Sekarang kita tinjau lahan yang akan dibangun, setelah ini selesai kita akan terus pantau hingga pembangunan dan pengerjaan proyek rampung dan dapat difungsikan di kawasan olahraga Jakabaring jelang Asian Games 2018. Karena ini menjadi prioritas kita yang sudah ada di depan mata dan waktu juga sudah dekat pelaksanaan," tambahnya.

Terakhir, Edwin memastikan jika proyek ini rampung, maka tidak menutup kemungkinan untuk adanya proyek-proyek PLTS lain yang akan dibangun di Sumatera Selatan. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed