Follow detikFinance
Kamis 10 Aug 2017, 15:22 WIB

PLN Tak Boleh Tunjuk Langsung Pengembang Energi Terbarukan

Michael Agustinus - detikFinance
PLN Tak Boleh Tunjuk Langsung Pengembang Energi Terbarukan Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kementerian ESDM hari ini mengumumkan revisi 3 aturan di bidang ketenagalistrikan, salah satunya adalah Peraturan Menteri ESDM Nomor 50 Tahun 2017 (Permen ESDM 50/2017).

Regulasi ini merupakan revisi kedua atas Permen ESDM Nomor 12 Tahun 2017, tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Salah satu ketentuan yang diubah adalah mekanisme pemilihan pengembang pembangkit listrik energi terbarukan.

Dalam Permen ESDM 12/2017, PLN dapat melakukan penunjukkan langsung dalam memilih pengembang. Sekarang tidak boleh lagi, harus melalui mekanisme 'pemilihan langsung', ini ditetapkan dalam Permen ESDM 50/2017 Pasal 4.

"Sekarang aturannya pemilihan langsung. Dengan Permen ini ditegaskan semuanya pemilihan langsung, tidak ada penunjukkan langsung," kata Sekretaris Ditjen Ketenagalistrikan, Agus Triboesono, dalam coffee morning di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan pengembang diganti agar lebih fair. Tapi supaya pengembangan energi terbarukan bisa dipecepat, yang digunakan adalah mekanisme pemilihan langsung, bukan lelang umum.

Pemilihan langsung mirip pelelangan biasa, tapi sifatnya terbatas, tidak terbuka. Jadi hanya produsen listrik swasta yang memenuhi kualifikasi saja yang ikut pemilihan. Peserta 'beauty contest' diundang oleh PLN.

"Pemilihan langsung seperti pelelangan umum, tapi yang diundang hanya perusahaan-perusahaan tertentu yang dinyatakan kompeten oleh PLN," tuturnya.

Perusahaan yang diundang harus punya rekam jejak yang baik, keuangannya cukup kuat, dan punya kompetensi.

"PLN akan melihat profil perusahaan, keuangan, kemampuan teknis. Tinggal beradu harga. Jadi beauty contest," tutupnya. (mca/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed